Gerakan Pramuka adalah wadah pendidikan nonformal yang bertujuan membentuk generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat gotong royong. Melalui berbagai kegiatan yang menarik, menantang, dan edukatif, Gerakan Pramuka menjadi sarana pembinaan peserta didik agar mampu mengembangkan potensi diri serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Salah satu bentuk nyata dari pembinaan tersebut adalah Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan (PPTA). PPTA sendiri merupakan langkah awal yang sangat penting bagi peserta didik untuk mengenal kehidupan di Ambalan Penegak. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di alam terbuka, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga ditempa untuk membentuk sikap disiplin, tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab serta mampu mengamalkan nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari.
Berangkat dari latar belakang tersebut, Pramuka Penegak Gugus Depan 12085-12086 Ambalan Margatapa-Andayasari Pangkalan SMK Bakti Indonesia Kuningan kembali menggelar agenda tahunan Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan (PPTA) Tahun 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari senin hingga rabu tanggal 7-9 September 2026 berlokasi di Bumi Perkemahan Raksa Buana Kecamatan Jalaksana. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Solidaritas, Mencetak Penegak Berintegritas” dengan motto abadi “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”.
Penyelenggaraan PPTA ini memiliki tujuan yang jelas. Secara umum, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan terhadap siswa kelas X agar memiliki sikap mandiri, disiplin, kreatif, inovatif, berwawasan lingkungan, serta berakhlak mulia.
Selama tiga hari, peserta yang merupakan siswa-siswi kelas X akan mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan secara matang oleh Dewan Ambalan dan Pembina.
Kegiatan diawali dengan check peserta dan barang, pemberangkatan menuju lokasi, pendirian, penataan dan lomba hias tenda. Pada siang harinya akan dilaksanakan Upacara Pembukaan. Untuk mencairkan suasana dan membangun kekompakan sangga, akan digelar Lomba Estafet Sarung dan Lomba Jepit Kaleng. Sore harinya, peserta akan mendapatkan Materi Survival sebagai bekal utama hidup di alam. Malam hari ditutup dengan sholat berjamaah, tadarus bersama, dan Pentas Seni.
Hari kedua dimulai dengan persiapan sholat Subuh berjamaah, kultum, dan tadarus. Dilanjutkan dengan senam pagi, sarapan, dan persiapan Jelajah Siang. Jelajah Siang menjadi kegiatan inti yang akan menguji kekompakan, navigasi, dan ketahanan fisik peserta. Setelah Isoma, kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Cerdas Cermat (LCC) untuk mengasah wawasan kepramukaan. Malam harinya menjadi malam yang paling ditunggu, yaitu Upacara Api Unggun dan Pentas Seni sebagai puncak keakraban.
Di hari terakhir, peserta akan melaksanakan senam pagi dengan pemandangan Gunung Ciremai yang menyegarkan sambil menyusuri keindahan alam sekitar Raksa Buana, dilanjutkan dengan istirahat dan sarapan. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah untuk kategori Sangga Aktif, Yel-Yel Terbaik, Hias Tenda Terbaik, LCC, dan juara lomba lainnya. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, seluruh peserta akan melaksanakan Operasi Semut untuk membersihkan area perkemahan hingga bersih. Kegiatan resmi ditutup dengan Upacara Penutupan dan acara sayonara.
Dengan rangkaian kegiatan yang padat, menantang, dan penuh nilai kebersamaan ini, diharapkan PPTA 2026 dapat menjadi awal yang baik dalam menciptakan anggota Pramuka Penegak SMK Bakti Indonesia Kuningan yang tidak hanya aktif dan kreatif, tetapi juga memiliki solidaritas tinggi dan integritas yang kuat sebagai calon pemimpin masa depan.

Leave a Reply